Gearbox

Cara Merawat Gearbox agar Cooling Tower Berjalan Efisien

7 menit baca · PT Berkat Airindo Kharisma

Pada artikel ini kita akan berfokus pada Rotating Part cooling tower: fungsi setiap bagian, cara merawatnya, dan metode memeriksanya dengan benar agar cooling tower Anda selalu beroperasi dengan efisiensi penuh. Salah satu peralatan penting pada Rotating Part yang berperan besar dalam operasi cooling tower adalah gearbox, yang akan kami jelaskan secara rinci dalam artikel ini.

Menjaga efisiensi penuh cooling tower sangat penting di berbagai industri. Salah satu komponen utama dalam operasi cooling tower adalah peralatan Rotating Part, yang berfungsi mendinginkan dan menjaga kestabilan sistem. Jika masih ragu tentang komponen cooling tower, silakan merujuk pada artikel kami sebelumnya tentang komponen cooling tower, termasuk Rotating Part dan Static Part.

Gearbox atau Gear Reducer

Gearbox atau Gear Reducer berperan menurunkan kecepatan motor untuk menggerakkan fan dalam sistem. Umumnya cooling tower menggunakan motor 4 kutub* untuk menggerakkan bilah kipas, dengan kecepatan standar motor 4 kutub sekitar 1.500 rpm. Bilah kipas tidak dapat digerakkan secara langsung karena akan membuat kecepatan ujung bilah (Tip Speed) terlalu tinggi. Menurut standar, Tip Speed tidak boleh melebihi 61 meter per detik; jika lebih tinggi dari angka ini, kemungkinan besar akan terjadi getaran yang kemudian menimbulkan kerusakan.
 
* Kutub (poles) adalah jumlah kutub magnet yang membentuk medan magnet di dalam motor. Semakin banyak kutub, semakin rendah kecepatan putaran motor.
 
Untuk menghitung tip speed baling-baling, digunakan persamaan berikut:

Contoh perhitungan tip speed baling-baling: jika baling-baling berdiameter 7,32 meter dan berputar dengan kecepatan 150 RPM

Tip Speed = 73.2 * 3.14159 * 150
                                     60 
Tip speed = 57.49 m/s

Jika hasil perhitungan Tip Speed ternyata lebih dari 61 m/s sebagaimana ditetapkan standar, ada 2 pilihan penyesuaian:

Metode 1: Gunakan gearbox atau Gear Reducer untuk menurunkan kecepatan.

Ada 3 jenis utama Gear Reducer:

1. Helical Gear Drive

  • Gear ini dirancang untuk dipasang pada gear pabrik melalui poros gear, dan poros motor akan berputar searah.

  • Umum digunakan pada cooling tower berukuran kecil.

  • Masalah yang umum pada tipe gear ini adalah motor dan Gear Reducer selalu berada dalam kondisi lembap.

  • Oleh karena itu, gear perlu dirawat secara berkala, dan gear ini mudah rusak atau memiliki umur pakai lebih pendek dari standar normal.

Gambar 1: Helical Gear Drive

2. Belt Drive

  • Menurunkan kecepatan gearbox dengan menggunakan belt.

  • Umumnya digunakan pada cooling tower berukuran kecil

  • Perawatan sering diperlukan karena tegangan belt harus dijaga setiap saat.

  • Kekurangannya, belt sering putus akibat kelembapan tinggi dan terjadi kehilangan energi akibat kegagalan belt, sehingga transmisi daya tidak bekerja penuh dan sebagian energi hilang menjadi panas atau gesekan.

Gambar 2: Belt Drive

3. Right Angle Gear Design

  • Gearbox tipe ini memiliki poros gear input dan output yang saling tegak lurus 90 derajat, sehingga jika memilih tipe gear ini harus ada drive shaft yang menghubungkan gear dan motor untuk mentransmisikan daya dari motor ke gear penurun kecepatan (Gear Reducer) dan bilah kipas.

  • Tipe gear ini dirancang lebih tahan lama dibandingkan dua tipe pertama karena motor dipasang di luar struktur atas cooling tower (Stack) agar tidak terpapar uap air secara langsung, sedangkan Gear Reducer di dalam cooling tower akan terpapar kelembapan langsung. Namun hal ini tidak memengaruhi operasi karena gear dirancang khusus untuk tahan kondisi kelembapan tinggi sehingga umur pakainya lebih panjang.

  • Menurut standar CTI (Cooling Tower Institute) ESG111, desain Gear Reducer untuk cooling tower harus mampu bekerja pada kondisi kelembapan yang akan dihadapi dengan efisiensi penuh dalam operasi. Oleh karena itu, gear biasa tidak cocok digunakan pada cooling tower dengan kelembapan tinggi.

  • Umum digunakan pada cooling tower berukuran besar.

  • Alignment untuk tipe ini lebih sulit dibandingkan dua tipe pertama karena ukuran drive shaft yang lebih panjang. Oleh karena itu, pemasangannya membutuhkan keahlian teknisi berpengalaman

Gambar 3: Right Angle Gear Reducer

Metode 2: Mengubah jumlah kutub motor

Kecepatan masing-masing motor berdasarkan jumlah kutub adalah sebagai berikut:

  • Motor 2 kutub: sekitar 3.000 rpm.

  • Motor 4 kutub: sekitar 1.500 rpm.

  • Motor 6 kutub: sekitar 1.000 rpm.

  • Motor 8 kutub: sekitar 750 rpm.

Kecepatan motor dapat dihitung dari persamaan berikut

Jika ingin menaikkan atau menurunkan kecepatan motor, Anda dapat memilih jumlah kutub motor. Kita dapat menggunakan berbagai jumlah kutub sesuai pemakaian dan desain sistem yang dibutuhkan, serta menghitung kecepatan motor secara akurat dari persamaan di atas. Dengan cara ini, Anda dapat memilih motor yang sesuai dengan operasi.
 
Oleh karena itu, pada umumnya cooling tower harus dilengkapi Gear Reducer untuk menurunkan kecepatan motor secara tepat. Sangat penting memilih motor dan gearbox yang tepat serta merawatnya secara efisien demi menjaga keamanan sistem cooling tower.

Cara memperbaiki dan merawat gearbox atau Gear Reducer

Perbaikan dan perawatan gearbox atau Gear Reducer sangat perlu dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Pekerjaan ini terdiri dari langkah-langkah penting berikut

  • Penggantian oli mesin: Gear reducer biasanya perlu diganti olinya tepat waktu; standarnya sama seperti mengganti oli mesin pada mobil agar sistem pelumasan bekerja secara efisien.

  • Pemeriksaan dan penggantian bearing (Bearing): Umumnya, bearing harus dirancang khusus untuk menerima beban, dan thermal rating (pendinginan) harus dirancang cukup memadai agar dapat digunakan dengan baik. Umur Bearing pada cooling tower tidak boleh kurang dari 100.000 jam. Jika Bearing hampir habis masa pakainya, sebaiknya dilakukan overhaul untuk mengganti bearing, oil seal, O-ring, shim, dan sebagainya, termasuk memeriksa kondisi gear bagian dalam.

Masalah pada overhaul gearbox yang sering kami temukan adalah memilih mekanik yang kurang berpengalaman dan keterampilannya belum memenuhi standar, yang akan mengakibatkan:

  • Kegagalan mengatur Backlash dan Bearing End Play dengan benar: hal ini akan memperpendek umur Gear Reducer atau menyebabkannya rusak lebih awal, serta penggunaan material Shim yang salah: beberapa material dapat menyusut saat terkena suhu tinggi, sehingga nilai setelan menjadi tidak akurat dan terjadi kerusakan.

Artikel studi kasus overhaul gearbox >>> Benarkah tidak masalah siapa yang memperbaiki gearbox?  

Keputusan memilih mekanik yang kurang berpengalaman atau memilih semata-mata karena faktor harga pada umumnya hanya menghemat biaya dalam jangka pendek. Ini seperti merawat mobil di bengkel yang tidak sesuai standar, bukan membawanya ke Service Center resmi yang memiliki teknisi ahli untuk merawat mobil.
 
Dalam jangka panjang, berinvestasi memilih teknisi yang berpengalaman dan berpengetahuan untuk overhaul dan perawatan pasti sepadan, karena hal ini memastikan berbagai komponen cooling tower mendapat perawatan yang tepat sehingga mengurangi risiko kerusakan atau umur pakai yang lebih pendek dari seharusnya.
 
Selain itu, setelah overhaul gear selesai, sangat penting memilih Service Center yang memiliki mesin Running Test Gear untuk memastikan suara, suhu, dan getaran sistem bekerja dengan baik dan sesuai standar sebelum dikembalikan ke instalasi sebenarnya dan digunakan. Hal ini membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal, sehingga mengurangi kerugian, waktu, dan biaya perbaikan lanjutan yang tidak perlu.
 
Pada akhirnya, memilih Service Center yang menguji perangkat Anda secara menyeluruh adalah cara terbaik untuk mencegah masalah yang mungkin terjadi serta mengurangi risiko dan biaya yang tidak perlu dalam jangka panjang.

Kami berharap artikel ini membantu Anda lebih memahami cooling tower untuk industri Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang artikel ini atau topik lainnya, silakan hubungi kami melalui email sales@berindorisma.co.id atau melalui telepon dan WhatsApp di +628111509569