Cooling tower

Mengenal Rotating Part dan Static Part

4 menit baca · PT Berkat Airindo Kharisma

Cooling Tower adalah peralatan yang membantu memindahkan panas. Struktur pendinginnya terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja sama untuk membantu menurunkan suhu air dari berbagai proses. Banyak dari Anda mungkin sudah familiar dengan cooling tower yang digunakan di pabrik industri, hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan berbagai gedung bertingkat. Tetapi tahukah Anda bahwa jenis komponen pada cooling tower dikelompokkan ke dalam kategori tertentu?

Rotating Part dan Static Part
Peralatan pada cooling tower dapat dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu Rotating Part dan Static Part, masing-masing dengan karakteristik kerja yang berbeda.
Bagi banyak engineer, istilah Rotating Part dan Static Part mungkin sudah cukup familiar. Namun bagi yang belum mengetahuinya, artikel ini akan menjelaskan apa itu Rotating Part dan Static Part, bagaimana cara menyimpan komponennya, serta pentingnya masing-masing bagian.
Secara sederhana, "Rotating Part" adalah komponen yang dapat berputar dan bergerak. Sementara itu, "Static Part" adalah bagian struktur cooling tower yang tetap dan diam, tanpa pergerakan.
Rotating Part
Umumnya, Rotating Part terdiri dari komponen utama dengan fungsi sebagai berikut

Gambar 1 : Rotating Part

  • Motor: perangkat yang bertugas menggerakkan putaran bilah kipas cooling tower dengan memanfaatkan energi listrik.
  • Drive shaft: perangkat yang menyalurkan tenaga dari motor ke gearbox.
  • Bilah kipas: berfungsi menarik atau mengembuskan panas keluar dari cooling tower.
  • Gear Box: berfungsi menurunkan kecepatan putaran motor, mengubah arah putaran poros motor, dan menggerakkan fan cooling tower.
  • Static Part

    Umumnya, Static Part terdiri dari komponen utama dengan fungsi sebagai berikut

Gambar 2 : Static Part

  • Fan Stack: dikenal juga sebagai "saluran keluar cooling tower", berfungsi mengatur arah udara yang keluar dari cooling tower.
  • Drift eliminator: panel penghilang kabut yang berfungsi memisahkan air dari udara sebelum air menguap keluar dari cooling tower.
  • Water distribution: pipa distribusi air di dalam cooling tower yang berfungsi mengalirkan air dari bagian atas cooling tower melalui spray nozzle.
  • Louvre: komponen atau struktur yang berfungsi mengatur aliran udara masuk ke cooling tower sekaligus mencegah percikan air. Biasanya dipasang di sisi cooling tower.
  • Fill pack: panel perpindahan panas yang berfungsi memperluas bidang kontak dan memperlambat kecepatan air yang disemprotkan dari spray nozzle. Pemilihan antara Fill pack atau Fill grid bergantung pada kondisi air dan udara yang digunakan pada cooling tower.
  • Prinsip Penyimpanan Rotating Part dan Static Part
    Dalam menyimpan suku cadang, khususnya Rotating Part, perlu dinilai apakah cooling tower Anda dirancang dengan satu unit pendingin yang beroperasi dan satu unit lain sebagai cadangan jika unit pertama berhenti bekerja, yang disebut Standby Cell.
    Jika Cooling Tower Anda tidak memiliki Standby Cell, setiap perbaikan mengharuskan Cooling Tower berhenti beroperasi. Bahkan hanya berhenti 2-3 jam pun dapat menyebabkan downtime dan hilangnya nilai produksi yang sangat besar selama operasi terhenti.
    Oleh karena itu, suku cadang sebaiknya disimpan dalam satu set lengkap. Jika terjadi keadaan darurat dan operasi harus dihentikan, perbaikan cooling tower dapat dilakukan tepat waktu.
    Static Part adalah perangkat yang tidak perlu disimpan karena sebagian besar berukuran besar. Penyimpanannya memakan banyak ruang, dan sebagian peralatan yang disimpan terlalu lama dapat mengalami penurunan kualitas.
    Memilih penyedia jasa yang siap melayani kebutuhan Static Part, baik terkait pasokan produk maupun tim inspeksi untuk memeriksa kondisi di lokasi kerja, juga merupakan faktor penting untuk meminimalkan risiko dalam penyimpanan dan inspeksi produk.
    Pentingnya Rotating Part dan Static Part
    Dalam pekerjaan, setiap bagian memiliki tingkat kepentingan yang berbeda. Jika Anda memahami fungsi tiap perangkat dan merawat setiap komponen dengan benar, peralatan tersebut akan bekerja dengan efisiensi penuh.
    Pemilihan komponen Rotating Part dan Static Part memengaruhi seluruh operasi cooling tower ke depannya.
    Rotating Part harus dirawat dengan benar agar berumur panjang. Sedangkan komponen Static Part harus dipilih secara tepat untuk cooling tower, karena jika salah memilih komponen, cooling tower tidak akan bekerja dengan efisiensi penuh dan kerusakan dapat terjadi dalam waktu dekat.
    Berbagai kerusakan dapat terjadi akibat pemilihan komponen yang kurang tepat, baik pada Rotating Part maupun Static Part.

    Kami berharap artikel ini membantu Anda lebih memahami cooling tower untuk industri Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang artikel ini atau topik lainnya, silakan hubungi kami melalui email sales@berindorisma.co.id atau melalui telepon dan WhatsApp di +628111509569